Teknologi Penangkal Hujan pada Seagaes XXVI

Seagames sebenatar lagi, event olahraga bergengsi itu kali ini akan diadakan di Indonesia. Dwi kota pun menjadi tempt utama, Jakarta yang berada di Komplek Istora Senayan & Palembang berada di komplek olahraga Jaka Baring. Salah satu kedala yang mungkin nanti akan terjadi saat pelaksanaan Seagames adalah cuaca yang mungkin akan kurang bersahaat, terlebih Seagme ke 2 ini dilaksanakan ketika musi pengujan. Kalau itu dilaksanakan di komplek GBK & Istora senayan mungkin masih bisa ditangkal dengan bantuan ruangan indoor, namun bagaimana di komplek olahraga Jaka Baring, Palebang, yang sebagian venue olahraganya memang berbasis untuk keperluan outdoor ?

Inilah sebuah postingan tentang teknologi modern bagaimana menangkal hujan di acara seagameske 21 nanti, artikel bermanfaat ini saya temukan dar blogger yang sangat kreatif yang mempostingnya di http://review-newgadget.blogspot.com/2011/10/teknologi-pencegah-hujan-di-sea-games.html . Semogateman tertarik membacanya🙂

________________________________________________

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan
teknologi (IPTEK), banyak sekali kecanggihan dan perubahan yang bisa kita
rasakan manfaatnya. Perkembangan teknologi tersebut kian diupayakan untuk
membantu kegiatan kita sehari-hari. Tak ubahnya seperti pesawat sederhana yang
membantu kita dalam melakukan pekerjaan berat menjadi ringan. Rupanya di dalam
ajang olahraga bergengsi seperti SEA Games juga turut menggunakan teknologi loh…
Teknologi yang digunakan di SEA Games ada beberapa,
misalnya adalah teknologi pencatat waktu dan teknologi pencegah hujan. Kalau teknologi
pencatat waktu masih bisa kita imajinasikan secara logis cara kerjanya, nah
yang membuat saya penasaran dan heran adalah dengan cara kerja teknologi pencegah
hujan ini, yang akan digunakan agar tidak terjadi hujan ketika SEA Games XXVI
berlangsung di Palembang.

Rupanya teknologi pencegah hujan ini adalah tugas dari
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Cara kerjanya ternyata adalah
menggunakan 3 buah pesawat, yaitu 2 buah pesawat Casa 212 dan 1 buah pesawat
Cesna. Sebenarnya pencegahan hujan dilakukan dengan menggeser awan dan mencegah
awan yang berpotensi menimbulkan hujan dengan menaburkan bahan higroskopis
kurang dari micron ke dalam sistem awan yang baru muncul.
Pesawat Casa 212
Pesawat Cesna
Awan yang baru muncul tersebut biasanya tersusun atas 100
butir air persentimeter kubik dengan ukuran masing-masing 10 mikron. Ketika ada
tambahan uap air, awan akan tumbuh menjadi awan hujan sehingga ukurannya
menjadi lebih besar. Disini peran BPPT tersebut, yaitu dengan membuat awan agar
tetap stabil.
Seandainya cara ini kurang efektif dan awan masih
berkembang menimbulkan potensi awan hujan, maka cara lainnya adalah dengan
jumping process atau metode proses lompatan. Cara kerja metode ini adalah
memaksa awan segera menjadi hujan supaya tidak terlalu besar dan hujannya nggak
deras. Kebalikan dari cara yang pertama, yaitu dengan menaburkan bahan
higroskopis berukuran lebih dari 30 mikron.
Teknologi pencegah hujan menggunakan Doppler weather
mobile radar untuk mendeteksi pertumbuhan dan pergerakan awan dan ditambah
dengan pesawat versi rain making yang memiliki GPS serta mampu membawa bahan
semai berdasarkan target. Kemudian peralatan canggih lainnya, seperti Automatic
Weather Station, pemeriksa suhu dan iklim dan lainnya.
Satu hal yang saya ingin tanya? Berapa biaya yang
dikeluarkan untuk semua teknologi pencegah hujan ini ya?

About tommywahyuutomo

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, BEM FIB UI divisi Media Kreatif & anggota ISJUI.

Posted on Oktober 30, 2011, in Cool Stuff, Events, Olahraga and tagged , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. hahahaha…. makasih banyak gan.. saya juga masih newbie nih, hehehe….
    wah penggemar Bung Karno ya, saya penggemar film, hehehe :p

    kunjungan balik gan dari review-newgadget.blogspot.com

    salam kenal gan🙂

    • wah terimakasih kunjungan baliknya gan, postingan agan bagus jd sy re-post disi boleh yah😀 iyah gan slahkan di download koleksi foto2 Bung Karno nya d^^

  2. Otak manusia emang sangat canggih🙂
    tpi dikampung, kami msih pakek pawang hujan tradisional utk mencegah turunnya hujan, itupun kdang brhasil kadang lolos juga hehehe😀

    • Yah sebenarnya hujan itu kan karunia Allah mas, manusianya aja yg kadang keblinger hehehehe

      Makasih kunjungan baliknya mas d^^.

Tinggalkan komentar :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: